Tuesday, 15 January 2013

Mito t970 Tablet Book, Tablet 9 Inci dilengkapi Docking Keyboard dan TV Analog

Mito Tablet Book, Tablet 9 Inci dilengkapi Docking Keyboard dan TV Analog

Mito T970 Tablet Book merupakan produk terbaru dari Mito dengan spesifikasi yang cukup unik, tablet ini dilengkapi cover tambahan yang menyatu dengan keyboard eksternal seperti pada tablet Surface besutan Microsoft. Selain itu, tablet ini juga memiliki layar yang cukup lapang sebesar 9 inci, Android 4.0 Ice Cream Sandwich, prosesor 1GHz, RAM 512 Mb, serta TV analog.

Mito T970 Tablet Book dapat digunakan untuk menelepon seperti pada ponsel dengan kemampuan dual gsm. Untuk konektifitas internet dapat menggunakan jaringan GPRS/EDGE dan WiFi.

Pada sisi kamera, Mito T970 dilengkapi dengan kamera belakang 2MP dan kamera depan 0.3MP. Sayangnya, pada bagian layar masih menggunakan layar sentuh jenis resistiv dimana touchscreen jenis ini kurang peka terhadap sentuhan.


Spesifikasi Mito T970 Tablet Book

Jaringan: Dual GSM
Prosesor : 1Ghz
Layar : 9 inci WVGA resistive touchscreen
OS : Android 4.0 Ice Crea sandwich
Memori : ROM 4GB, RAM 512 MB
Kamera: Kamera depan 0,3 Mp, Kamera belakang 2Mp
Konektifitas : GSM/EDGE/WIFI
Baterai : 2700 mAh
TV Tuner : Analog
Harga : 1.5 jt - 2 jt


ACER Iconia B1 Tablet murah dengan prosesor dual core 1,2GHz

Jika Anda sedang mencari tablet Android dengan spesifikasi bagus dengan harga terjangkau, maka Acer Iconia B1 -A71 dapat menjadi pilihan. Tablet Acer Iconia telah diluncurkan di ajang CES 2013, Las Vegas yang dilengkapi banyak fitur, baik itu untuk membaca e-book, untuk browsing web atau untuk bermain game atau menonton video, dengan tablet ini dapat melakukan hampir segalanya.

ACER Iconia B1 Tablet murah dengan prosesor dual core 1,2GHz

Spesifikasi Acer Iconia B1

Layar Capacitive 7 inci

Resolusi 1024 x 600
Processor 1.2GHz Dual Core Processor MTK 8317T
RAM 512MB DDR3
Memori internal 8GB
3.5mm headset jack, speaker internal
Slot micro sd card hingga 32GB, Wi Fi, Bluetooth 4.0
Kamera depan 0.3MP
Baterai 2.710 mAh
Berat 320gram
Harga $ 150


Meskipun perangkat ini tidak dilengkapi dengan kamera belakang, namun masih ada kamera depan untuk video calling. Perangkat ini dijual dengan harga $ 150 dan dapat dibeli di toko-toko ritel, meskipun rincian tepat dari ketersediaan belum tersedia. Perangkat ini baru saja diumumkan di CES 2013.

Sunday, 13 January 2013

Cerita Nyata Yang sangat Sedih dan Mengharukan (Cewek Wajib Baca di jamin nangis)



Cerita sedih, wanita, menangis, nyata

”Aku menghabiskan sepuluh tahun untuk membencinya, tetapi menghabiskan hampir sepanjang sisa hidupku untuk mencintainya. Aku bebas darinya karena kematian, tapi aku tak pernah bisa bebas dari cintanya yang begitu tulus”

Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri.

Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka.

Ketika menikah, aku menjadi istri yang teramat manja. Kulakukan segala hal sesuka hatiku. Suamiku juga memanjakanku sedemikian rupa. Aku tak pernah benar-benar menjalani tugasku sebagai seorang istri. Aku selalu bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharusnya setelah apa yang ia lakukan padaku. Aku telah menyerahkan hidupku padanya sehingga tugasnyalah membuatku bahagia dengan menuruti semua keinginanku.

Di rumah kami, akulah ratunya. Tak ada seorangpun yang berani melawan. Jika ada sedikit saja masalah, aku selalu menyalahkan suamiku. Aku tak suka handuknya yang basah yang diletakkan di tempat tidur, aku sebal melihat ia meletakkan sendok sisa mengaduk susu di atas meja dan meninggalkan bekas lengket, aku benci ketika ia memakai komputerku meskipun hanya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Aku marah kalau ia menggantung bajunya di kapstock bajuku, aku juga marah kalau ia memakai pasta gigi tanpa memencetnya dengan rapi, aku marah kalau ia menghubungiku hingga berkali-kali ketika aku sedang bersenang-senang dengan teman-temanku.

Tadinya aku memilih untuk tidak punya anak. Meskipun tidak bekerja, tapi aku tak mau mengurus anak. Awalnya dia mendukung dan akupun ber-KB dengan pil. Tapi rupanya ia menyembunyikan keinginannya begitu dalam sampai suatu hari aku lupa minum pil KB dan meskipun ia tahu ia membiarkannya. Akupun hamil dan baru menyadarinya setelah lebih dari empat bulan, dokterpun menolak menggugurkannya.Itulah kemarahanku terbesar padanya. Kemarahan semakin bertambah ketika aku mengandung sepasang anak kembar dan harus mengalami kelahiran yang sulit. Aku memaksanya melakukan tindakan vasektomi agar aku tidak hamil lagi. Dengan patuh ia melakukan semua keinginanku karena aku mengancam akan meninggalkannya bersama kedua anak kami.

Waktu berlalu hingga anak-anak tak terasa berulang tahun yang ke-delapan. Seperti pagi-pagi sebelumnya, aku bangun paling akhir. Suami dan anak-anak sudah menungguku di meja makan. Seperti biasa, dialah yang menyediakan sarapan pagi dan mengantar anak-anak ke sekolah. Hari itu, ia mengingatkan kalau hari itu ada peringatan ulang tahun ibuku. Aku hanya menjawab dengan anggukan tanpa mempedulikan kata-katanya yang mengingatkan peristiwa tahun sebelumnya, saat itu aku memilih ke mal dan tidak hadir di acara ibu. Yaah, karena merasa terjebak dengan perkawinanku, aku juga membenci kedua orangtuaku.

Sebelum ke kantor, biasanya suamiku mencium pipiku saja dan diikuti anak-anak. Tetapi hari itu, ia juga memelukku sehingga anak-anak menggoda ayahnya dengan ribut. Aku berusaha mengelak dan melepaskan pelukannya. Meskipun akhirnya ikut tersenyum bersama anak-anak. Ia kembali mencium hingga beberapa kali di depan pintu, seakan-akan berat untuk pergi.

Ketika mereka pergi, akupun memutuskan untuk ke salon. Menghabiskan waktu ke salon adalah hobiku. Aku tiba di salon langgananku beberapa jam kemudian. Di salon aku bertemu salah satu temanku sekaligus orang yang tidak kusukai. Kami mengobrol dengan asyik termasuk saling memamerkan kegiatan kami. Tiba waktunya aku harus membayar tagihan salon, namun betapa terkejutnya aku ketika menyadari bahwa dompetku tertinggal di rumah. Meskipun merogoh tasku hingga bagian terdalam aku tak menemukannya di dalam tas. Sambil berusaha mengingat-ingat apa yang terjadi hingga dompetku tak bisa kutemukan aku menelepon suamiku dan bertanya.

“Maaf sayang, kemarin Farhan meminta uang jajan dan aku tak punya uang kecil maka kuambil dari dompetmu. Aku lupa menaruhnya kembali ke tasmu, kalau tidak salah aku letakkan di atas meja kerjaku.” Katanya menjelaskan dengan lembut.

Dengan marah, aku mengomelinya dengan kasar. Kututup telepon tanpa menunggunya selesai bicara. Tak lama kemudian, handphoneku kembali berbunyi dan meski masih kesal, akupun mengangkatnya dengan setengah membentak. “Apalagi??”

“Sayang, aku pulang sekarang, aku akan ambil dompet dan mengantarnya padamu. Sayang sekarang ada dimana?” tanya suamiku cepat , kuatir aku menutup telepon kembali. Aku menyebut nama salonku dan tanpa menunggu jawabannya lagi, aku kembali menutup telepon. Aku berbicara dengan kasir dan mengatakan bahwa suamiku akan datang membayarkan tagihanku. Si empunya Salon yang sahabatku sebenarnya sudah membolehkanku pergi dan mengatakan aku bisa membayarnya nanti kalau aku kembali lagi. Tapi rasa malu karena “musuh”ku juga ikut mendengarku ketinggalan dompet membuatku gengsi untuk berhutang dulu.

Hujan turun ketika aku melihat keluar dan berharap mobil suamiku segera sampai. Menit berlalu menjadi jam, aku semakin tidak sabar sehingga mulai menghubungi handphone suamiku. Tak ada jawaban meskipun sudah berkali-kali kutelepon. Padahal biasanya hanya dua kali berdering teleponku sudah diangkatnya. Aku mulai merasa tidak enak dan marah.

Teleponku diangkat setelah beberapa kali mencoba. Ketika suara bentakanku belum lagi keluar, terdengar suara asing menjawab telepon suamiku. Aku terdiam beberapa saat sebelum suara lelaki asing itu memperkenalkan diri, “selamat siang, ibu. Apakah ibu istri dari bapak armandi?” kujawab pertanyaan itu segera. Lelaki asing itu ternyata seorang polisi, ia memberitahu bahwa suamiku mengalami kecelakaan dan saat ini ia sedang dibawa ke rumah sakit kepolisian. Saat itu aku hanya terdiam dan hanya menjawab terima kasih. Ketika telepon ditutup, aku berjongkok dengan bingung. Tanganku menggenggam erat handphone yang kupegang dan beberapa pegawai salon mendekatiku dengan sigap bertanya ada apa hingga wajahku menjadi pucat seputih kertas.

Entah bagaimana akhirnya aku sampai di rumah sakit. Entah bagaimana juga tahu-tahu seluruh keluarga hadir di sana menyusulku. Aku yang hanya diam seribu bahasa menunggu suamiku di depan ruang gawat darurat. Aku tak tahu harus melakukan apa karena selama ini dialah yang melakukan segalanya untukku. Ketika akhirnya setelah menunggu beberapa jam, tepat ketika kumandang adzan maghrib terdengar seorang dokter keluar dan menyampaikan berita itu. Suamiku telah tiada. Ia pergi bukan karena kecelakaan itu sendiri, serangan stroke-lah yang menyebabkan kematiannya. Selesai mendengar kenyataan itu, aku malah sibuk menguatkan kedua orangtuaku dan orangtuanya yang shock. Sama sekali tak ada airmata setetespun keluar di kedua mataku. Aku sibuk menenangkan ayah ibu dan mertuaku. Anak-anak yang terpukul memelukku dengan erat tetapi kesedihan mereka sama sekali tak mampu membuatku menangis.

Ketika jenazah dibawa ke rumah dan aku duduk di hadapannya, aku termangu menatap wajah itu. Kusadari baru kali inilah aku benar-benar menatap wajahnya yang tampak tertidur pulas. Kudekati wajahnya dan kupandangi dengan seksama. Saat itulah dadaku menjadi sesak teringat apa yang telah ia berikan padaku selama sepuluh tahun kebersamaan kami. Kusentuh perlahan wajahnya yang telah dingin dan kusadari inilah kali pertama kali aku menyentuh wajahnya yang dulu selalu dihiasi senyum hangat. Airmata merebak dimataku, mengaburkan pandanganku. Aku terkesiap berusaha mengusap agar airmata tak menghalangi tatapan terakhirku padanya, aku ingin mengingat semua bagian wajahnya agar kenangan manis tentang suamiku tak berakhir begitu saja. Tapi bukannya berhenti, airmataku semakin deras membanjiri kedua pipiku. Peringatan dari imam mesjid yang mengatur prosesi pemakaman tidak mampu membuatku berhenti menangis. Aku berusaha menahannya, tapi dadaku sesak mengingat apa yang telah kuperbuat padanya terakhir kali kami berbicara.

Aku teringat betapa aku tak pernah memperhatikan kesehatannya. Aku hampir tak pernah mengatur makannya. Padahal ia selalu mengatur apa yang kumakan. Ia memperhatikan vitamin dan obat yang harus kukonsumsi terutama ketika mengandung dan setelah melahirkan. Ia tak pernah absen mengingatkanku makan teratur, bahkan terkadang menyuapiku kalau aku sedang malas makan. Aku tak pernah tahu apa yang ia makan karena aku tak pernah bertanya. Bahkan aku tak tahu apa yang ia sukai dan tidak disukai. Hampir seluruh keluarga tahu bahwa suamiku adalah penggemar mie instant dan kopi kental. Dadaku sesak mendengarnya, karena aku tahu ia mungkin terpaksa makan mie instant karena aku hampir tak pernah memasak untuknya. Aku hanya memasak untuk anak-anak dan diriku sendiri. Aku tak perduli dia sudah makan atau belum ketika pulang kerja. Ia bisa makan masakanku hanya kalau bersisa. Iapun pulang larut malam setiap hari karena dari kantor cukup jauh dari rumah. Aku tak pernah mau menanggapi permintaannya untuk pindah lebih dekat ke kantornya karena tak mau jauh-jauh dari tempat tinggal teman-temanku.

Saat pemakaman, aku tak mampu menahan diri lagi. Aku pingsan ketika melihat tubuhnya hilang bersamaan onggokan tanah yang menimbun. Aku tak tahu apapun sampai terbangun di tempat tidur besarku. Aku terbangun dengan rasa sesal memenuhi rongga dadaku. Keluarga besarku membujukku dengan sia-sia karena mereka tak pernah tahu mengapa aku begitu terluka kehilangan dirinya.

Hari-hari yang kujalani setelah kepergiannya bukanlah kebebasan seperti yang selama ini kuinginkan tetapi aku malah terjebak di dalam keinginan untuk bersamanya. Di hari-hari awal kepergiannya, aku duduk termangu memandangi piring kosong. Ayah, Ibu dan ibu mertuaku membujukku makan. Tetapi yang kuingat hanyalah saat suamiku membujukku makan kalau aku sedang mengambek dulu. Ketika aku lupa membawa handuk saat mandi, aku berteriak memanggilnya seperti biasa dan ketika malah ibuku yang datang, aku berjongkok menangis di dalam kamar mandi berharap ia yang datang. Kebiasaanku yang meneleponnya setiap kali aku tidak bisa melakukan sesuatu di rumah, membuat teman kerjanya kebingungan menjawab teleponku. Setiap malam aku menunggunya di kamar tidur dan berharap esok pagi aku terbangun dengan sosoknya di sebelahku.

Dulu aku begitu kesal kalau tidur mendengar suara dengkurannya, tapi sekarang aku bahkan sering terbangun karena rindu mendengarnya kembali. Dulu aku kesal karena ia sering berantakan di kamar tidur kami, tetapi kini aku merasa kamar tidur kami terasa kosong dan hampa. Dulu aku begitu kesal jika ia melakukan pekerjaan dan meninggalkannya di laptopku tanpa me-log out, sekarang aku memandangi komputer, mengusap tuts-tutsnya berharap bekas jari-jarinya masih tertinggal di sana. Dulu aku paling tidak suka ia membuat kopi tanpa alas piring di meja, sekarang bekasnya yang tersisa di sarapan pagi terakhirnyapun tidak mau kuhapus. Remote televisi yang biasa disembunyikannya, sekarang dengan mudah kutemukan meski aku berharap bisa mengganti kehilangannya dengan kehilangan remote. Semua kebodohan itu kulakukan karena aku baru menyadari bahwa dia mencintaiku dan aku sudah terkena panah cintanya.

Aku juga marah pada diriku sendiri, aku marah karena semua kelihatan normal meskipun ia sudah tidak ada. Aku marah karena baju-bajunya masih di sana meninggalkan baunya yang membuatku rindu. Aku marah karena tak bisa menghentikan semua penyesalanku. Aku marah karena tak ada lagi yang membujukku agar tenang, tak ada lagi yang mengingatkanku sholat meskipun kini kulakukan dengan ikhlas. Aku sholat karena aku ingin meminta maaf, meminta maaf pada Allah karena menyia-nyiakan suami yang dianugerahi padaku, meminta ampun karena telah menjadi istri yang tidak baik pada suami yang begitu sempurna. Sholatlah yang mampu menghapus dukaku sedikit demi sedikit. Cinta Allah padaku ditunjukkannya dengan begitu banyak perhatian dari keluarga untukku dan anak-anak. Teman-temanku yang selama ini kubela-belain, hampir tak pernah menunjukkan batang hidung mereka setelah kepergian suamiku.

Empat puluh hari setelah kematiannya, keluarga mengingatkanku untuk bangkit dari keterpurukan. Ada dua anak yang menungguku dan harus kuhidupi. Kembali rasa bingung merasukiku. Selama ini aku tahu beres dan tak pernah bekerja. Semua dilakukan suamiku. Berapa besar pendapatannya selama ini aku tak pernah peduli, yang kupedulikan hanya jumlah rupiah yang ia transfer ke rekeningku untuk kupakai untuk keperluan pribadi dan setiap bulan uang itu hampir tak pernah bersisa. Dari kantor tempatnya bekerja, aku memperoleh gaji terakhir beserta kompensasi bonusnya. Ketika melihatnya aku terdiam tak menyangka, ternyata seluruh gajinya ditransfer ke rekeningku selama ini. Padahal aku tak pernah sedikitpun menggunakan untuk keperluan rumah tangga. Entah darimana ia memperoleh uang lain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga karena aku tak pernah bertanya sekalipun soal itu.Yang aku tahu sekarang aku harus bekerja atau anak-anakku takkan bisa hidup karena jumlah gaji terakhir dan kompensasi bonusnya takkan cukup untuk menghidupi kami bertiga. Tapi bekerja di mana? Aku hampir tak pernah punya pengalaman sama sekali. Semuanya selalu diatur oleh dia.

Kebingunganku terjawab beberapa waktu kemudian. Ayahku datang bersama seorang notaris. Ia membawa banyak sekali dokumen. Lalu notaris memberikan sebuah surat. Surat pernyataan suami bahwa ia mewariskan seluruh kekayaannya padaku dan anak-anak, ia menyertai ibunya dalam surat tersebut tapi yang membuatku tak mampu berkata apapun adalah isi suratnya untukku.

Istriku Liliana tersayang,

Maaf karena harus meninggalkanmu terlebih dahulu, sayang. maaf karena harus membuatmu bertanggung jawab mengurus segalanya sendiri. Maaf karena aku tak bisa memberimu cinta dan kasih sayang lagi. Allah memberiku waktu yang terlalu singkat karena mencintaimu dan anak-anak adalah hal terbaik yang pernah kulakukan untukmu.

Seandainya aku bisa, aku ingin mendampingi sayang selamanya. Tetapi aku tak mau kalian kehilangan kasih sayangku begitu saja. Selama ini aku telah menabung sedikit demi sedikit untuk kehidupan kalian nanti. Aku tak ingin sayang susah setelah aku pergi. Tak banyak yang bisa kuberikan tetapi aku berharap sayang bisa memanfaatkannya untuk membesarkan dan mendidik anak-anak. Lakukan yang terbaik untuk mereka, ya sayang.

Jangan menangis, sayangku yang manja. Lakukan banyak hal untuk membuat hidupmu yang terbuang percuma selama ini. Aku memberi kebebasan padamu untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang tak sempat kau lakukan selama ini. Maafkan kalau aku menyusahkanmu dan semoga Tuhan memberimu jodoh yang lebih baik dariku.

Teruntuk Farah, putri tercintaku. Maafkan karena ayah tak bisa mendampingimu. Jadilah istri yang baik seperti Ibu dan Farhan, ksatria pelindungku. Jagalah Ibu dan Farah. Jangan jadi anak yang bandel lagi dan selalu ingat dimanapun kalian berada, ayah akan disana melihatnya. Oke, Buddy!.

Aku terisak membaca surat itu, ada gambar kartun dengan kacamata yang diberi lidah menjulur khas suamiku kalau ia mengirimkan note.

Notaris memberitahu bahwa selama ini suamiku memiliki beberapa asuransi dan tabungan deposito dari hasil warisan ayah kandungnya. Suamiku membuat beberapa usaha dari hasil deposito tabungan tersebut dan usaha tersebut cukup berhasil meskipun dimanajerin oleh orang-orang kepercayaannya. Aku hanya bisa menangis terharu mengetahui betapa besar cintanya pada kami, sehingga ketika ajal menjemputnya ia tetap membanjiri kami dengan cinta.

Aku tak pernah berpikir untuk menikah lagi. Banyaknya lelaki yang hadir tak mampu menghapus sosoknya yang masih begitu hidup di dalam hatiku. Hari demi hari hanya kuabdikan untuk anak-anakku. Ketika orangtuaku dan mertuaku pergi satu persatu meninggalkanku selaman-lamanya, tak satupun meninggalkan kesedihan sedalam kesedihanku saat suamiku pergi.

Kini kedua putra putriku berusia duapuluh tiga tahun. Dua hari lagi putriku menikahi seorang pemuda dari tanah seberang. Putri kami bertanya, “Ibu, aku harus bagaimana nanti setelah menjadi istri, soalnya Farah kan ga bisa masak, ga bisa nyuci, gimana ya bu?”

Aku merangkulnya sambil berkata “Cinta sayang, cintailah suamimu, cintailah pilihan hatimu, cintailah apa yang ia miliki dan kau akan mendapatkan segalanya. Karena cinta, kau akan belajar menyenangkan hatinya, akan belajar menerima kekurangannya, akan belajar bahwa sebesar apapun persoalan, kalian akan menyelesaikannya atas nama cinta.”

Putriku menatapku, “seperti cinta ibu untuk ayah? Cinta itukah yang membuat ibu tetap setia pada ayah sampai sekarang?”Aku menggeleng, “bukan, sayangku. Cintailah suamimu seperti ayah mencintai ibu dulu, seperti ayah mencintai kalian berdua. Ibu setia pada ayah karena cinta ayah yang begitu besar pada ibu dan kalian berdua.”

Aku mungkin tak beruntung karena tak sempat menunjukkan cintaku pada suamiku. Aku menghabiskan sepuluh tahun untuk membencinya, tetapi menghabiskan hampir sepanjang sisa hidupku untuk mencintainya. Aku bebas darinya karena kematian, tapi aku tak pernah bisa bebas dari cintanya yang begitu tulus.

Itulah Cerita Nyata Yang sangat Sedih dan Mengharukan,
Semoga peristiwa ini bisa membuat kita belajar bersyukur dengan apa yang kita miliki,sebab :
Apa yang kita harapkan belum tentu kita dapatkan dan
apa yang kita dapatkan belum tentu itu yang kita harapkan ,
Tapi Percayalah Tuhan pasti memberikan Kita yang terbaik
(untuk/menurut kita dan untuk/menurut orang-orang yg kita cintai)

Masyaallah, Di Arab Saudi Turun Salju

arab, saudi, hujan, salju, es, musim, dingin
Assalamu alaikum, hello semua..kali ini saya pengen share sebuah kejadian langka dan jarang terjadi yaitu hujan salju di Arab Saudi. Sesuatu yang janggal terjadi Rabu (9/1/2013) di Arab Saudi. Worldbulletin menurunkan berita bahwa Tabuk—salah satu lokasi perang yang terjadi di zaman Rasulullah—diguyur salju yang sangat lebat, setelah beberapa jam lamanya dihantam badai yang sangat dahsyat.

Seperti diketahui, Arab Saudi merupakan daerah gurun pasir yang sangat panas. Matahari bersinar sepanjang hari. Turunnya salju menjadi suatu fenomena alam yang langka.

Penduduk Tabuk dan juga orang-orang yang datang dari daerah lain menikmati hujan salju yang jarang terjadi itu. Jalan-jalan terutama yang menuju Gunung Alluz dipenuhi oleh kendaraan bermotor.

Para petugas keamanan, pengatur lalulintas, serta pertugas kesehatan diterjunkan ke berbagai tempat berbeda guna memberikan pelayanan kepada masyarakat.


Direktur lalulintas jalan raya Tabuk Brig. Muhammad bin Ali An-Najjar memperingatkan para pelancong agar berhati-hati saat berkendara di atas jalan yang terjal dan licin di daerah pegunungan. Dia juga meminta mereka agar mematuhi batas kecepatan dan menghubungi petugas jika memerlukan bantuan atau informasi.

Jurubicara dari Kantor Pertahanan Sipil di Tabuk Brig. Mamduh al-Enizi menasehati agar pelancong menjauhi lembah dan jalur banjir, tidak naik ke tempat tinggi dan tempat-tempat yang ditutupi salju.

Departemen Kesehatan di Tabuk menerjunkan kendaraan-kendaraan ambulan yang berperalatan lengkap di daerah-daerah tersebut.

Jalan-jalan yang mengarah ke daerah gurun pasir dan pengunungan di Tabuk dijejali kendaraan dari arah kota Haql dan Bada. Hujan turun di sejumlah kota di Saudi hari Rabu kemarin.

Tabuk letaknya sekitar 1500 km dari Riyad (Ibukota Arab Saudi).

Sebenarnya ini bukan pertama kalinya salju turun di Tabuk. Beberapa tahun yang lalu, Tabuk juga sudah pernah diselimuti salju dengan ketebalan mencapai 20 cm.

Para pengendara yang kebetulan melintas di jalanan Tabuk sengaja berhenti dan bermain salju dengan gembiranya, melompat, berguling-guling dan bersalto. Mereka tampak gembira sekali dan sama sekali tak menyangka bahwa negaranya diguyur salju sedemikian rupa.

Nah, sekian dulu..jangan lupa Like dan Komentar yah guys..Thanks ^_^
Source

Saturday, 12 January 2013

Lenovo K900 Ponsel 5.5 Inci FULL HD dengan Prosesor Intel Dual Core

Lenovo K900 Ponsel 5.5 Inci FULL HD dengan Prosesor Intel Dual Core
Lenovo K900 memiliki spesifikasi yang mengesankan, di mana smartphone ini memiliki layar IPS 5.5 inci dengan resolusi FULL HD dilapisi Gorilla Glass 2, serta menggunakan prosesor dual-core Clover Trail+ mobile CPU terbaru dari Intel. Ponsel ini juga memiliki kemampuan Dual Active dan adalah yang terbaik di kelasnya dibandingkan dengan perangkat lain dengan tingkat SAR yang rendah. Penampilan K900 cukup tipis dengan ketebalan hanya 6.9 mm, body terbuat dari gabungan stainless steel alloy dan polycarbonate.


Spesifikasi dan Fitur Lenovo K900:

Perangkat ini dilengkapi dengan kamera 13MP bersama dengan Gorilla Glass 2 IPS serta tampilan panel LCD dengan 400ppi. Kamera dalam perangkat ini mampu menangkap gambar brilian karena telah mendapat Lensa F/1/8 dan sensor Sony Exmor BSI 13 megapiksel.

5,5 Layar LCD IPS,
400PPI,
162 gram,
6.9mm ketebalan,
Kamera 13MP,
SONY BSI Sensor,
Dual Core Processor,
1.5GHz Processor,
FM Radio,
Android 4.1.2 Jelly Bean

Lenovo K900 akan hadir April 2013 di Cina dan kemudian akan diluncurkan ke negara lain, diantaranya Rusia, Indonesia, India, Philippines, dan Vietnam dengan harga yang masih dirahasiakan.

Trik Cara Mendapatkan Banyak (Ratusan, Ribuan) Like Status Facebook (FB)

Fb, Like, Facebook, Trik, Ratusan, Ribuan, Banyak

Hello semua, kali ini saya pengen share tentang Trik Cara Mendapatkan Banyak (Ratusan, Ribuan) Like Status Facebook (FB). Trik ini sangat ampuh buat teman-teman yang pengen status fbnya diLike banyak orang. Dengan menggunakan trik ini, teman-teman bisa dapetin ratusan bahkan ribuan LIKE pada status facebook yang di update. Nah, kalo gitu ikuti langkah berikut dengan seksama, jangan ada yang terlewat. (Pastikan Status teman-teman sudah dalam mode "Publik")

Tahap Pertama:

  1. Klik DISINI
  2. Isikan Nama Lengkap dan Email Teman-teman, kemudian SUBMIT.
  3. Maka akan terbuka sebuah situs yang nantinya akan menyalurkan Like, 
  4. Cari menu "JOIN NOW", dan isikan data yang diminta dengan lengkap. [Nama dan email harus sama dengan yang anda masukkan pada langkah Nomor 2]
  5. Pada bagian "Transfer pembayaran via", anda pilih menjadi "Bank Lain". Tenang, anda tidak perlu membayar apapun asalkan mengikuti instruksinya dengan benar.
  6. Setelah data terisi legkap, Klik JOIN.

Tahap Kedua:
  1. Klik DISINI
  2. Cari kotak seperti pada gambar di bawah ini, kemudian klik Oke.
    Facebook, Fb, Like
  3. Tuliskan Nama facebook Anda Pada Kotak Nama, kemudian Klik "Comot Token"
  4. Akan terbuka jendela pop-up (Biasanya ada merek hp kayak Sony Xperia, Samsung, dll) Yang meminta izin untuk mengakses akun. Klik izinkan atau masuk menggunakan facebook.
  5. Setelah itu, copy link yang berisi token facebook anda pada adress bar jendela pop-up tadi.
    Contohnya:
    Linknya : https://www.facebook.com/#access_token=AAABempp6Ls0BAP6a2987Qmmwx5ivYePZCrQqzFstV7apwocQ7bBLnaS61IZCpqbulGd1XZCZCQmpNCak98Q913kKZBhMsl3KHZBDzfsV8ufwZDZD&expires_in=0
    Maka, copy hanya pada bagian yang berwarna hijau saja. Itu adalah token facebook teman-teman.
  6. Selanjutnya, buka LikeLo
  7. Pastekan Token facebook teman-teman yang anda copy tadi pada kotak submit, Lalu klik Submit.
  8. Selanjutnya akan muncul status fb teman-teman, nah tinggal milih status mana yang pengen anda kasi like banyak. klik tombol SUBMIT pada status yang anda pilih dan tunggu prosesnya sampai selesai.
    Likelo, fb
  9. Setelah proses selesai, silahkan Perhatikan profil fb teman-teman. Yang LIKE udah Ratusan Bukan? :D
Nah, sekian dulu Trik Cara Mendapatkan Banyak (Ratusan, Ribuan) Like Status Facebook (FB). Semoga bermanfaat, jangan lupa Like dan Komentar yah guys. Thanks ^_^

UPDATE: MAAF,TRIK INI SUDAH TIDAK BERFUNGSI

Friday, 11 January 2013

Video Sony Xperia Z Terbaru 2013

Video Sony Xperia Z Terbaru 2013 - dewa-android.blogspot.com. Selamat datang di informasi terbaru Abang Mufty yang selalu abdate informasi teknologi terbaru. Kali ini saya akan berbagi informasi mengenai  Video Sony Xperia Z Terbaru 2013 . Mari ikuti informasinya lebih lanjut....

 Sony Xperia Z Terbaru 2013

Kabarnya kemarin Sementara di CES 2013, Sony memperkenalkan penggantinya terbaru untuk tipe Xperia di Z. Xperia dijuluki Kabarnya Xperia Z hadir dengan layar 5-inci dan Android OS 5.0. Dilengkapi dengan prosesor Snapdragon S4 ™ Pro prosesor quad-core, 13-megapiksel kamera utama cepat menangkap, dan mendukung jaringan 4G LTE.

Sony Xperia Z, keluar dalam beberapa minggu ke depan, adalah sebuah ponsel dengan layar 5in. Terlepas dari perangkat Samsung Galaxy Note yang merupakan bagian-ponsel, tablet bagian, ini adalah ponsel layar terbesar belum. Meski begitu, karena ramping dan memiliki sempit bezels putaran layar, itu tidak merasa besar. Meskipun yakin tidak merasa kecil.

Layar ponsel memiliki resolusi tertinggi belum terlihat pada ponsel - mengetuk layar Retina iPhone selama enam. Layar 5in memiliki lebih banyak piksel sebagai Kendali flatscreen 55in HD TV, dan itu menunjukkan. Layar adalah mata-poppingly tajam, dengan warna yang kaya.

Karena ponsel ini memiliki prosesor quad-core, itu cepat dan responsif tanpa kelambatan atau gagap. Ini tampak seperti itu bisa menjadi penantang yang nyata kepada para pemimpin pasar saat ini, Samsung Galaxy S III dan Apple iPhone 5. Rasanya besar, berkat belakang kaca pecah dan luar biasa membangun kualitas.

Fitur lain termasuk resolusi tinggi 13-megapixel kamera dan - berguna jika Anda cenderung untuk menjatuhkan ponsel Anda di bath - tahan air. Hal ini dapat direndam dalam dua kaki air selama 30 menit tanpa membahayakan.

Berikut  Video Sony Xperia Z Terbaru 2013:


Terimakasih Anda telah membaca informasi terbaru Abang Mufty mengenai Video Sony Xperia Z Terbaru 2013. Semoga info ini dapat bermanfaat serta dapat menambah wawasan Anda dalam bidang teknologi terbaru.